Nelayan Gresik Dapat Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Home / Berita / Nelayan Gresik Dapat Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan
Nelayan Gresik Dapat Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gresik Langu Pindingara berfoto dengan nelayan pesisir utara Gresik usai memberikan bantuan hibah alat tangkap ramah lingkungan dari KKP. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMESKEDIRI, GRESIK – Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memberikan bantuan alat tangkap baru kepada 171 nelayan di Kecamatan Panceng dan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Alat tangkap ramah lingkungan itu diberikan secara langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik.

Sebelumnya, alat tangkap ramah lingkungan tersebut diberikan secara simbolis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di PPI Brondong, Kabupaten Lamongan Jawa Timur beberapa hari yang lalu. 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik, Langu Pindingara mengatakan, pemberian alat tangkap ramah lingkungan ini merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Pusat. 

Sebanyak 171 dari ribuan nelayan di Kabupaten Gresik mendapatkan bantuan tersebut.

Langu menambahkan, alat tangkap yang diberikan kepada nelayan harus dipergunakan secara baik. 

Sebab kata dia, alat tangkap yang selama ini dipergunakan nelayan seperti trawl, pukat harimau dan cantrang akan disita dan dimusnahkan. 

"Kami menyalurkan bantuan alat tangkap dari KKP pusat. Alat tangkap yang lama akan kami sita dan diganti yang baru," katanya, Rabu (6/12/2017).

Langu berharap, tahun depan, nelayan yang ada di Kabupaten Gresik semua mendapatkan alat tangkap yang ramah lingkungan sesuai dengan intruksi menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.(*)

"Tahun depan kami upayakan ada penambahan bantuan alat tangkap ramah lingkungan dari pusat. Pokoknya jangan dijual, harus dimanfaatkan sebaik mungkin," tambah dia. 

Sementara itu, Kasie Kenelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan Gresik, Zainal Abidin menambahkan, pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi kepada nelayan agar tidak menggunakan alat tangkap yang dilarang. 

"Kami sudah gencar mensosialisasikan kepada nelayan agar tidak menggunakan alat tangkap yang sudah dilarang. Pemberian alat tangkap ramah lingkungan ini merupakan salah satu yang diberikan pihak kementrian," jelas dia. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com