Wisatawan Hilang di Air Terjun Umbulan

Jasad Korban Lukman Ditemukan di Laut

Home / Berita / Jasad Korban Lukman Ditemukan di Laut
Jasad Korban Lukman Ditemukan di Laut Jasad korban Lukman saat dievakuasi (FOTO: Happy/TIMES Indonesia)

TIMESKEDIRI, PROBOLINGGO – Jasad Lukman Suharto, korban kedua lahar dingin bromo, akhirnya ditemukan. Setelah tim SAR gabungan, Polair, BPBD, dan warga setempat melakukan pencarian di darat dan laut. Kondisi jenasah saat ditemukan sangat mengenaskan.

BACA JUGA: Dua Wisatawan Dikabarkan Hilang di Air Terjun Umbulan Probolinggo

Pencarian dilakukan mulai dari penyisiran laut, sekitar radius 15 mil dari muara sungai umbulan, di Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih.

Pencarian di darat, juga dilakukan dengan menyebar anggota tim SAR gabungan, menyisir pantai dan pesisir. Upaya pencarian juga dilakukan di kawasan sekitar air terjun, karena khawatir jasad tersangkut di bebatuan.

“Fokus pencarian korban kedua ini kami bagi dua. Mulai dari titik jatuhnya korban, di air terjun umbulan, hingga sampai ke Desa Mbades, lalu tim kedua mulai dari Desa Muneng Kecamatan Sumberasih, sampai ke muara dan lautan,” kata Kapolsek Sukapura, AKP Noer Choiri, Senin (6/11/2017) siang.

Akhirnya, proses pencarian itu membuahkan hasil. Jasad Lukman Suharto ditemukan berada 3 mil dari bibir pantai dusun Renek, Desa Tongas Kulon Kecamatan Tongas. Jika dari lokasi muara sungai umbulan, jarak antara penemuan mayat lukman sejauh lima kilometer.

“Sebelumnya keluarga mendapat informasi dari nelayan yang melaut, subuh tadi. Namun karena ombak masih tinggi, maka evakuasi tidak bisa dilakukan saat itu juga. Sehingga kami melapor ke tim SAR, dan mencari di lokasi pertama nelayan tersebut melihat,” kata salah satu kerabat korban, Slamet.

BACA JUGA: Satu Wisatawan yang Hanyut di Wisata Air Terjun Umbulan, Ditemukan di Pesisir

Proses identifikasi jenasah menjadi mudah, lantaran ada kerabat yang mengenali ciri-ciri fisik dari korban tewas Lukman. Yakni adanya tato di dada dan rambut panjang. Jasad Lukman kemudian dibawa pulang oleh keluarga, setelah diotopsi di kamar mayat rumah sakit tongas.

Namun lagi-lagi kerabat maupun tim SAR kehilangan jejak jasad tersebut. Sebab posisi jenasah sudah berpindah kembali, terbawa arus laut. Jasad kemudian ditemukan tersangkut di antara jaring nelayan. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com